Portal Resmi Kabupaten Tebo

Pencarian Terpadu

Pencarian Populer: Kesehatan Pendidikan Layanan Regulasi

Arti Lambang

 
Lambang Kabupaten Tebo memiliki makna mendalam yang mencerminkan identitas geografis, budaya, dan semangat masyarakatnya. Secara keseluruhan, lambang ini berbentuk Perisai yang melambangkan perlindungan dan pertahanan daerah.
Berikut adalah rincian arti dari unsur-unsur yang ada pada lambang Kabupaten Tebo:
1. Unsur Bangunan dan Geografis
  • Kubah Masjid: Melambangkan bahwa masyarakat Kabupaten Tebo adalah masyarakat yang agamis dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius.
  • Garis Bergelombang (Sungai): Melambangkan Sungai Batanghari dan anak-anak sungainya (seperti Sungai Tebo). Sungai merupakan urat nadi kehidupan, sarana transportasi, dan sumber kemakmuran bagi masyarakat Tebo sejak zaman dahulu.
  • Gong: Melambangkan alat komunikasi tradisional dan simbol kebesaran adat istiadat setempat. Gong juga bermakna ajakan untuk bermusyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan.
2. Unsur Flora (Hasil Bumi)
  • Padi dan Kapas: Lambang kemakmuran dan kesejahteraan.
    • Padi (12 butir): Mewakili ketersediaan pangan.
    • Kapas (10 kuntum): Mewakili ketersediaan sandang.
    • Angka 12 dan 10 ini juga merujuk pada tanggal pembentukan Kabupaten Tebo (12 Oktober).
3. Unsur Simbolik Keberanian dan Hukum
  • Keris Siginjai: Senjata tradisional Jambi yang melambangkan kepahlawanan, keberanian, dan kedaulatan masyarakat dalam menjaga harga diri serta tanah air.
  • Rantai: Melambangkan persatuan dan kesatuan yang kokoh antar masyarakat di Kabupaten Tebo, meskipun terdiri dari berbagai latar belakang.
4. Makna Warna
  • Hijau: Melambangkan kesuburan lahan pertanian dan perkebunan di Tebo serta harapan akan masa depan yang cerah.
  • Kuning/Emas: Melambangkan kejayaan, keluhuran budi, dan kemuliaan.
  • Biru: Melambangkan ketenangan, kedamaian, dan luasnya pandangan masyarakat.
  • Putih: Melambangkan kesucian hati dan niat yang tulus dalam membangun daerah.
5. Pita dan Semboyan
Di bagian bawah perisai, terdapat pita berwarna merah dan putih yang bertuliskan semboyan:
"SEENTAK GALAH SERENGKUH DAYUNG"
Artinya: Sebuah filosofi kerja sama yang sangat kuat. Ibarat mendayung perahu, galah ditancapkan secara serentak dan dayung ditarik bersama-sama. Ini menggambarkan kekompakan, gotong royong, dan keselarasan antara pemimpin dan rakyat dalam membangun Kabupaten Tebo. 
Terakhir diperbarui: 9 Juni 2026
Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Kontras Tinggi Sangat membantu lansia & gangguan visi
Pembaca Suara Arahkan kursor untuk membaca teks
Font Disleksia Gunakan font ramah disleksia
Garis Bawah Link Tandai jelas seluruh tautan diklik
Hentikan Gerakan Matikan animasi & gerakan teks
Mode Monokrom Tampilan skala abu-abu netral